PROGRAM KERJA LAB FISIKA

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah swt karena berkat rahmat

dan izin Allah jualah penyusun dapat menyelesaikan sebuah Program Kerja tahunan

yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan KBM di

Laboratorium IPA khsusnya FISIKA  MAN 1 Metro.

Adapun Rencana Kerja Laboratorium tahun ini akan lebih diarahkan pada peningkatan tata kelola dan penambahan terhadap alat/bahan di laboratorium guna memberikan pelayanan terhadap siswa pengguna Lab lainnya. Hal ini akan memberikan sebuah motivasi siswa untuk belajar dalam pembuktian teori melalui percobaan / demonstrasi untuk menjadi kenyataan. Selanjutnya untuk lebih berkembangnya peran Laboratorium tak terlepas dari kerja sama dari berbagai pihak seperti peran kepala sekolah, wakil sarana/prasana dan guru-guru bidang studi yang terkait serta seluruh komunitas sekolah.

 

Demikianlah yang dapat penyusun paparkan dan oleh karena itu dalam

kesempatan ini penyusun menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam menyusun program ini terutama kepada :

  1. Kepala MAN 1 Metro.
  2. Wakil Urusan Kurikulum MAN 1 Metro.
  3. Wakil Urusan Sarana/Prasarana MAN 1 Metro
  4. Bapak dan Ibu staf pengajar MAN 1 Metro

 

yang telah memberikan dorongan dan semangat sehingga terlaksananya penyusunan Program Kerja ini, Amin yarabbil’alamin.

Penyusun menyadari sepenuhnya di dalam penyusunan Program Kerja ini

masih banyak kekurangan dan kelemahan yang disebabkan oleh keterbatasan

pengetahuan dan pengalaman yang penyusun miliki. Oleh sebab itu kritik dan saran

sangatlah penyusun harapkan, demi kesempurnaan penyusunan Program Kerja

Laboratorium ini. Akhirnya harapan penyusun, semoga Program Kerja ini bermanfaat

bagi pendidikan sains khususnya bagi rekan-rekan guru jurusan IPA.

 

Batanghari, Juli 2011

Penyusun

 

 

 

DAFTAR ISI        halaman

LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………………………………….. i

KATA PENGANTAR ……………..……………………………………………………… ii

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………… iii

BAB I PENDAHULUAN …………….…………………………………………………… 1

BAB II RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM FISIKA………………… 2

A. Penataan Ruang Laboratorium ………………………………..   ………………… 2

B. Penataan Alat dan Bahan ……………………………………………….…………… 3

C. Pengadministrasian Alat dan Bahan ……………………………………………… 3

D. Pengadaan Alat dan Bahan …………………………………………………..…….. 4

E. Tata Tertib Laboratorium Kimia …………………………………….……………… 4

BAB III ORGANISASI LABORATORIUM FISIKA…………………………… 6

BAB IV PENUTUP       ………………………………………………………………… 9

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar belakang

 

MAN 1 Metro adalah sebuah institusi pendidikan dalam pencapaian tujuannya sangat didukung oleh berbagai komponen. Salah satunya

adalah Laboratorium FISIKA . Lebih dari itu LaboratoriumFISIKA adalah hal yang sangat mendasar dalam terlaksananya suatu proses pendidikan untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik. Laboratorium adalah tempat pembelajaran sains IPA dengan cara mencari pengetahun tentang alam secara sistematis melalui proses penemuan ( inquiri ) yang menekankan pemberian pengalaman langsung dalam penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah siswa,yang bermuara pada pembelajaran Work-Based experimen ( belajar sambil bekerja ).

Keberadaan Laboratorium FISIKA juga perlu didukung oleh berbagai program yang baik agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan dan mengacu kepada Visi dan Misi MAN 1 Metro. Penyusunan program yang baik dan terencana akan menciptakan suatu pengembangan dan pemeliharaan Laboratorium FISIKA ke depan. Hal ini akan mendukung tingkat keberhasilan Program yang ingin dicapai sekaligus memberikan tingkat ketercapaian Visi dan Misi MAN 1 Metro

 

 

2. Dasar Pemikiran

a. Pasal 12 ayat (1) dan Pasal 30 UU No 20 Tahun 23 tentang Sistem Pendidikan

Nasional

b. Visi dan Misi serta Program Kerja Kemenag Lampung Timur

c. Visi dan Misi serta Program

d. Program Kerja Laboratorium FISIKA MAN 1 Metro

 

3.Tujuan

 

a. Tujuan dari Program Kerja Pengelola Laboratorium ini adalah sebagai guru yang

diberi tugas  agar  mengarah kepada guru yang Propesional dan diharapkan

hasil yang maksimal

b. Sebagai bahan acuan bagi Pengelola Laboratorium FISIKA untuk menjalankan tugasnya.

 

BAB II

RENCANA KEGIATAN LABORATORIUM FISIKA

A. Penataan Ruang Laboratorium

Denah Ruang Laboratorium FISIKA (MENYUSUL)

 

B. Penataan Alat dan Bahan

Penataan alat dan bahan praktik FISIKA sangat bergantung kepada fasilitas yang

ada di laboratorium dan kepentingan pemakai laboratorium. Fasilitas yang dimaksud

dalam hal ini adalah adanya ruang penyimpanan khusus (gudang), ruang persiapan,

dan tempat-tempat penyimpanan seperti lemari, kabinet, dan rak-rak.

Untuk menata alat dan bahan praktik FISIKA ada beberapa hal yang perlu

dikerjakan terlebih dahulu, yaitu pekerjaan sebagai berikut:

1. Membersihkan ruang laboratorium beserta tempat-tempat penyimpanan alat dan

bahan yang tersedia, misalnya lemari, laci, dan rak.

2. Mendata dan memeriksa alat dan bahan dalam hal macamnya, jumlahnya, sifat

fisiknya, harganya, dan sebagainya.

3. Mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan kelompok mata pelajaran (fisika,

kimia, dan biologi) atau sesuai dengan katalog yang dirujuk.

 

C. Pengadministrasian Alat dan Bahan

Untuk memudahkan pengecekan, penggunaan, pemeliharaan, pengadaan, dan

terutama pertanggungjawaban, semua fasilitas dan alat-alat/bahan di laboratorium

harus diadministrasikan. Pengertian pengadministrasian disini adalah pencatatan

nama alat/bahan, jumlahnya, ukurannya, mereknya, nomor kodenya, dan tempat

penyimpanannya.

Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan laboratorium ini diperlukan format

atau buku perangkat administrasi yang meliputi:

1. Buku inventaris

2. Kartu stok

3. Kartu permintaan/peminjaman alat/bahan

4. Buku catatan harian

5. Kartu alat/bahan yang rusak

6. Kartu reparasi

7. Format label

Buku lainnya yang dapat melengkapi perangkat administrasi di atas antara

lain:

1. Daftar alat dan bahan sesuai dengan LKS

2. Program semester kegiatan laboratorium

3. Jadwal kegiatan laboratorium

D. Pengadaan Alat dan Bahan

 

Untuk melengkapi atau mengganti alat dan bahan yang rusak, hilang, atau

habis dipakai diperlukan pengadaan. Sebelum pengusulan pengadaan alat dan bahan

dipikirkan hal-hal berikut:

a. Percobaan apa yang akan dilakukan

b. Alat dan bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas)

c. Apakah dana tersedia

d. Prosedur pembelian

e. Pelaksanaan pembelian

Prosedur pengadaan alat dan bahan biasnya dimulai dengan penyusunan

daftar alat dan bahan yang akan dibeli. Daftar pengusulan diperoleh dari usulan

masing-masing guru FISIKA yang dikoordinasikan oleh penanggung jawab laboratorium.

Daftar alat dan bahan yang akan dibeli dibuat berdasarkan program

semester/program kegiatan laboratorium atau berdasarkan analisis LKS.

Daftar alat dan bahan yang dibeli harus dilengkapi dengan spesifikasi alat dan

bahan, kemudian alat dan bahan disusun berdasarkan prioritas, artinya tentukan alat

dan bahan yang terlebih dahulu yang akan digunakan.

Daftar alat yang akan dibeli dipisahkan dari daftar bahan. Setelah selesai

penyusunan daftar alat/bahan, daftar ini diserahkan oleh penanggung jawab

laboratorium kepada kepala sekolah.

 

E. Tata tertib Laboratorium Kimia

 

1. Siswa tidak dibenarkan masuk kedalam Lab tanpa izin Guru Pembimbing.

2. Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan memakai sepatu.

3. Siswa masuk Laboratorium tidak dibenarkan membawa makanan.

4. Siswa diwajibkan menempati tempat yang sudah ditentukan sesuai kelompok kerja.

5. Alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan petunjuk Praktikum .

6. Jika ada alat-alat yang rusak siswa segera melaporkan kepada guru pem bimmbing.

7. Jika terjadi kecelakaan dalam Praktikum segera melaporkan kepada guru

pembimbing.

8. Setelah melakukan Praktikum siswa harus mengembalikan Alat/bahan ketempat

semula dalam keadan bersih.

9. Laboraratorium harus dalam keadaan bersih setelah selesai kegiatan

 

10. Kerusakan atau kehilangan alat terjadi akibat kelalaian siswa, siswa atau

kelompok kerjanya harus menggantinya.

11. Siswa yang tidak mengindahkan tata tertib dapat diberi sangsi /dikeluarkan dari

Laboratorium.

 

CATATAN: Jam-jam yang bertabrakan diadakan penyesuaian dengan materi yang

dipraktikumkan atau Demonstrasi

 

 

BAB III

ORGANISASI LABORATORIUM FISIKA

Organisasi laboratorium FISIKA  adalah suatu sistem kerja sama dari kelompok

orang, barang, atau unit tertentu tentang laboratorium FISIKA, untuk mencapai tujuan.

Mengorganisasikan laboratorium FISIKA berarti menyusun sekelompok orang atau

petugas dan sumberdaya yang lain untuk melaksanakan suatu rencana ata program

guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara yang paling berdaya guna

terhadap laboratorium FISIKA.

Orang-orang atau petugas yang terlibat langsung dalam organisasi laboratorium FISIKA  adalah sebagai berikut:

 

  1. Kepala Sekolah

 

Tugas Kepala Sekolah

a. Memberi tugas kepada penangung jawab teknis laboratorium IPA,

penanggung jawab mata pelajaran (fisika, kimia, dan biologi), dan laboran

b. Memberikan bimbingan, motivasi, pemantauan, dan evaluasi kepada petugaspetugas laboratorium IPA

c. Memberikan motivasi kepada guru-guru IPA dalam hal kegiatan laboratorium IPA

d. Menyediakan dana keperluan operasional laboratorium

 

  1. Kepala laboratorium

 

Tugas Kepala laboratorium:

 

a. Bertanggung jawab atas kelengkapan administrasi laboratorium

b. Bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan laboratorium FISIKA

c. Mengusulkan kepada kepala sekolah tentang pengadaan alat/bahan laboratorium

d. Bertanggung jawab tentang kebersihan, penyimpanan, perawatan, dan

perbaikan alat. Mengkoordinasikan guru mata pelajaran FISIKA

e.  Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium

f. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium

g. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium

h. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium

i. Inventarisasi dan pengadministrasian peminjaman alat-alat laboratorium

j. Menyusun laporan pelaksanaan kegiaan laboratorium

 

3. Laboran

Tugas laboran adalah:

a. Mengerjakan administrasi laboratorium FISIKA

b. Mempersiapkan dan menyiapkan alat/bahan yang digunakan dalam praktek belajar mengajar (PBM)

c. Bertanggung jawab atas kebersihan alat dan ruang laboratorium beserta perlengkapannya

 

 

Struktur Organisasi Laboratorium FISIKA

Kepala Sekolah

Wakasek Ur. Kurikulum

Kepala Laboratorium

Guru Mata Pelajaran Fisika

Siswa – Siswi

STRUKTUR ORGANISAS LAB FISIKA

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

  1. Kesimpulan

 

Pelaksanaan program kerja Laboratorium FISIKA MAN 1 Metro ini diharapkan menjadi solusi dalam menyiasati besarnya tanggung jawab yang diemban oleh mata pelajaran FISIKA di Madrasah /Ssekolah. Dengan adanya pelaksanaan program kerja ini

sebagai agenda rutin di MAN 1 Metro, diharapkan nilai-nilai sains yang telah dipelajari oleh siswa tidak hanya sekedar menjadi pengetahuan atau hapalan tetapi hendaknya menjadi suatu bekal di tengah-tengah kehidupan sehari-hari.

 

  1. Saran

 

Laboratorium FISIKA sebagai sarana sumber belajar yang nyata untuk siswa

belajar perlu dipelihara kebersihan dan kenyamanannya. Untuk itu laboratorium FISIKA

tidak hanya dikelola oleh Kepala laboratorium IPAFISIKA saja tetapi diperlukan juga

seorang laboran yang siap setiap saat membantu guru FISIKA menyelenggarakan

praktikum di laboratorium.

 

Dengan keterbatasan tenaga dan waktu, koordinator laboratorium juga sangat

memerlukan tenga kebersihan yang rutin untuk membersihkan ruang laboratorium,

sehingga ruangan selalu dalam keadaan bersih dan siap pakai.

Demikian kiranya saran yang dapat diberikan kepada pihak sekolah untuk

ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s